Loading... Please wait...Bagian ini berisi info produk yang di review oleh kru TokoMusikTek.com !
__________________________________________________________________________________________
Posted by XonY on 29th Jun 2011
Yg saya beli adalah Lexicon ionix U22s, tipe sebelum ionix IO-22 :
# ease of use : sangat mudah untuk instalasi unit, driver dan penggunaan alat (rating = 5 bintang)
# driver stability : kestabilan driver dalam proses mixing yg heavy duty (rating = 5 bintang) Saya ngetes untuk mixing project yg berat di Sonar,, saya yakin di Cubase bakal lbh ok lg.
# driver latency : kemampuan low latency driver untuk recording vst/vsti bagi Cubase User , (rating = 5 bintang) bagi Sonar User, ratingnya = 2 bintang, ga tau kenapa driver Asio Lexicon - Asio4ll - WDM Lexicon latencynya tidak sekecil & senyaman waktu pake Cubase LE4 bawaanya.
# sound quality : saya baru ngrekam pake synth modul Roland JV1010 & vsti, kualitas suara sangat OK & clear (rating = 5 bintang)
# software bundled : buat yg baru awal belajar recording bundling softwarenya udah cukuplah, tp buat yg sudah serius kayanya kurang bgt deh (rating : 4 bintang)
# design : kayanya blm ada souncard harga 2 jutaan yg lbh ganteng dr ionix u22 / IO22 (rating = 5 bintang)
OVERALL RATING : mungkin klo saya Cubase user saya akan kasih rating 5 bintang mutlak antara fitur & performance dibandingkan harganya
tp karena saya Sonar user yg masi terkendala masalah latency saat ngrekam dg synth modul saya kasi rating bintang 4 aja.
Mustinya di tipe terbarunya Lexicon I-O22 refinementnya lbh maknyos lg drpd U22...
Klo anda pengguna Cubase atau produk Steinberg lain : ini souncard yg tepat buat ANDA !
__________________________________________________________________________________________
Posted by Daniel on 16th Jun 2011
Yang saya suka dari Babyface:
Input Gain Mic / volume output headphones / speaker output ---> bisa di puter2 tombol volumenya kyk gaya analog2. ,,mudah tukar-menukar fungsinya antara speaker/headphones output dan mic-preamp input dgn sekali sentuhan. Kalau mendadak ingin ngobrol bisa "DIM" dgn 1 langkah tanpa ribet!
Lalu yg bikin saya surprise: output jack headphones nya ada 2 (dua) yg 1 di kabel extension & yg 1 lagi di panel bodynya... (berguna utk yg belum punya headphones amplifier, berguna yg 1 headphone utk vocalist dan 1 headphone lain utk operator recording)
Saran: usahakan memiliki headphones yg sama (jenis, merek, tipe)
Hasil +48 pre-amp built-in nya benar2 keren & berkualitas dgn harga 7 jutaan ibaratnya dapat soundcard plus mic pre-amp (plus analog controller yg tadi disebutkan diatas)
TotalMix FX nya betul2 user friendly...+48v nya ada di softwarenya,,,maks bisa sampai 60 gainnya.
Untuk install sedikit rumit, tp tidak perlu khawatir, saya dpt "pengenalan produk" sewaktu beli dan sampai di rmh bisa install sendiri.
Great soundcard from Germany!
__________________________________________________________________________________________
Posted by Satria Sanit on 12th Oct 2010
1. Mudah untuk instalasi, semua dekat dengan tangan karena type desktop soundcard, kemudian saya download drivernya langsung dari webnya seperti yg disarankan karena kita bisa mendapatkan versi terbaru dari driver tsb,menggunakan windows xp, dan itu juga sangat mudah dan cepat.
2. karakter suara yang dihasilkan ternyata lebih "warm" dan terdengar adem meskipun tanpa plugin tambahan, saya sudah bandingkan dengan produk "m**u 8preamp" yg biasa saya gunakan dengan instrumen dan mic yg sama, mungkin ini memang sesuai dengan karakter yg saya inginkan.
3.Untuk headphonesnya kita dimanjakan karena punya dua output headphone, saya putar volumenya.. wuih.. sepertinya tidak akan ada masalah kurang denger deh untuk kontrol saat take drum dan vokal good...
4. jangan khawatir unit ini tidak mudah tergeser karena ada karet untuk dudukan di bawahnya.
5. Awalnya saya agak ragu dengan masalah panas di unit ini, tapi dalam waktu tes yg saya lakukan ternyata panasnya stabil juga..
Memang ionix ini di forum2 banyak yg mengatakan mesinnya lebih panas, karena ruang sirkulasi udaranya yg tidak ada.. Tapi tidak mengganggu kinerja mesin untuk melakukan tugasnya. Pastinya para Pencipta I-onix ini sudah memikirkan sebelumnya.
Semua itu cukup memuaskan dengan hasil suara, kemudahan install, mudah digapai, ga ada masalah dengan latency, ga ada masalah dengan perekaman 8 input sekaligus meskipun koneksi ke komputernya USB
pada akhirnya Alhamdulillah saya telah mendapatkannya, InsyaAllah tidak ada masalah dilain waktu..
oh iya kalo koneksinya firewire pasti jadi 5 bintang nih.. hehehehe
__________________________________________________________________________________________
Posted by Ianvegas on 6th Sep 2010
with excellent sound reproduction, all the frequencies can be heard in detail, especially low frequencies, the sound is not excessive or lacking. Is very open. with the low prices, of course this is a very special headphones.
__________________________________________________________________________________________
Posted by Ludi Kameswara on 7th Aug 2010
High yang tidak sakit di telinga, Low yang cukup terdeteksi (klik Kick attacknya jelas), Mid yang jernih, membuat Monitor Speaker ini boleh menjadi pilihan mengingat cukup sulit mendapatkan harga Speaker 5" di kisaran 5 juta tetapi cukup mewakili.
Karakter Monitor JBL dengan inchi besar yang biasanya cenderung agak "cerewet" (spt yg saya pakai telah 15 tahun JBL Monitor Studio 4425) ternyata berbeda.
Saya hanya butuh beberapa jam penyesuaian (stel bermacam jenis lagu) dan setelahnya saya test mixing dan ketika dicek di sistem lain tidak mengecewakan.
__________________________________________________________________________________________
Posted by Daniel on 24th Jul 2010
Setelah saya install UAD2 Solo, workflow kestabilan PC saya tetap saja baik dan tidak ada masalah clash/crash dengan PC saya. Mudah registrasinya ke http://www.uaudio.com/
dan syukurlah saya dapat bonus yg lumayan asik dengan mendapatkan plugin gratis 2buah :-) (Dulu sebelum beli akhir Juni'10, tp jgn khawatir, UAD sering banyak promo kog)
Untuk kualitas plugin? He2 maaf sampai sekarang saya belum mencobanya.. tapi saya yakin kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, apalagi tokoh idola saya Hans Zimmer pakai UAD2 juga....
__________________________________________________________________________________________
Posted by Ludi Kameswara on 23rd Jul 2010
Saya tulis kata "memukau" karena jauh dari dugaan semula kalau ternyata TC Level Pilot ini benar-benar tanpa kolorasi hingga dapat menjawab kebutuhan dan "keinginan" saya untuk keperluan mixing.
Diameter tombol yang besar menjadi kenyamanan tersendiri dalam mengatur naik turun volume secara bertahap, tidak "terkejut" juga fasilitas kabel dan jack berkelas tersambung bawaan.
Inilah pasif volume kontrol dengan harga terjangkau berkualitas sebagai penghubung berharga antara converter dan monitor speaker.
Kalau berbicara kekurangan mungkin saya hanya ingin protes "kalau saja kabel in outnya 1,5 meter"